Selasa, 08 Juli 2014 - 15:25:43 WIB
Petani Sumbar Tidak Perlu Gelisah Terjadinya El Nino di Indonesia
Diposting oleh : Rasmunaldi
Kategori: Pertanian - Dibaca: 196670 kali

Indonesia  tahun ini diprediksi  Badan Meteorologi, Klimatologi  dan Geofisika  (BMKG) akan menghadap fenomena El Nino atau  musim kemarau panjang yang  bisa   berdampak terhadap sektor pertanian karena menimbulkan kekeringan pada tanaman.  Namun  petani    Sumbar  diminta  tidak  perlu gelisah menghadapi  fenomena alam tersebut,  walaupun tetap waspada menyiapkan langkah-langkah antisipasi.

Demikian  diungkapkan Kepala  Balai  Perlindungan Tanaman Pangan  dan Hortikultura (BPTPH)  Sumatera Barat, Ir. Arzal, MP   baru-baru ini.

Menurut   Kepala UPTD  di Dinas Pertanian Tanaman Pangan Sumbar yang salah satu tugasnya   adalah mengawasi perkembangkan iklim di Sumatera Barat ini, bahwa  fenomena El Nino  termasuk  fenomena alam  yang  jarang  terjadi di Sumatera Barat.

Posisi Sumatera   Barat  yang berada  di jalur khatulistiwa  menyebabkan   iklim  di Sumatera Barat secara garis besar  memiliki   tipe iklim  equatorial dimana  hujan  hampir terjadi sepanjang tahun  dengan adanya bulan-bulan puncak  hujan.

 Selain  itu, laporan dari  Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika, khususnya Stasiun Klimatologi Sicincin  mengenai informasi  kekeringan  dengan metode SPI Sumatera  Barat juga tidak  ada menyebutkan akan terjadinya  fenomena El Nino.  Justru dalam  buku itu disebutkan  kondisi iklim  sumbar  normal.

Namun demikian diakuinya, ada   beberapa  daerah  di Sumbar  yang   selalu mengalami kekeringan karena  tipe ilkim  lokal yang spesifik.  “Contohnya adalah  di Kecamatan Rambatan dan Padang Ganting di Kabupaten Tanah Datar yang memang kondisinya kering  karena daerah  tersebut daerah  bayangan hujan,” ucap  Arzal.

Untuk daerah-daerah yang rawan kekeringan itu, katanya,   pemerintah juga telah melatih  petani  dengan sekolah   lapangan  iklim. Sekolah  lapangan ini mengajarkan petani  untuk mensiasati perubahan  iklim seperti memilih komoditi-komoditi yang  sedikit memerlukan air  jika  terjadi  musim  kemarau.




0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)